Friday, December 16, 2016

Perpanjang Passport Online (I)

Hai hai ...akhir taon udah didepan mata nih. 
Dapat jatah libur oleh kantor dari tanggal 28 Desember ampe taon baru. Uhuuuy, sayangnya suami gak ada libur. Alhasil liburan ngendok dirumah aja deh.

Eh keinget kalau passport udah angus dari akhir taon lalu. Hahaha. Jadi liburan kali ini mending urus passport baru yuk. Liburan yang produktif kan?

Kalau dulu waktu pertama buat passport saya langsung kesana ngurus sendiri , gak pake calo-caloan. Perginya bareng adik, jadi deg-degan juga takut ditolak. Antri dari pagi supaya dapet jatah nomor untuk kasih dokumen, trus balik lagi buat wawancara di hari berikutnya, mesti sabar nungguin nomor diserobot calo. Hahaha benar-benar butuh perjuangan deh ampe bikin males jadinya.
Eiiiits, itu dulu lho. Sekarang udah ngetren kan apa-apa lewat online? masa ngurus passport kalah ama belanja bulanan? Hahaha. Kali ini saya mau memanfaatkan fasilitas online untuk mengurus passport.

Sekarang tinggal masuk ke website imigrasi masuk ke menu layanan publik dan pilih layanan passport online.
Begitu masuk websitenya, kita pilih menu pra permohonan personal.
Disana akan ada beberapa tahap sebelum akhirnya pendaftaran passport selesai.
Pertama kita masuk ke tahap pengisian data diri. Disini kita memilih jenis permohonan, bagi yang sebelumnya sudah memiliki passport harap diisi nomor passport lamanya ya, jenis passport sayangnya hanya ada satu pilihan yaitu untuk 48 halaman)lalu pilih kantor imigrasi mana yang kita mau datangi.
Klik Lanjut dan muncullah informasi data diri yang mesti diisi. Ingat ya isinya harus sesuai dengan dokumen biar tidak terjadi masalah pas pencocokan.
Klik Lanjut dan muncullah informasi alamat rumah dan kantor.
Klik Lanjut dan muncullah informasi alamat orang tua dan alamat lama.
Klik Lanjut dan muncullah informasi biodata Ayah Ibu serta Suami/Istri bagi yang sudah menikah.

Kedua kita masuk ke tahap Verifikasi Permohonan. Diinformasikan pembuatan passport senilai 355.000 dengan metode pembayaran simponi. nanti kita verifikasi dengan memasukkan kode captcha.
Dan akan muncul kalender yang menampilkan tanggal-tanggal yang bisa kita pilih untuk kedatangan. Ingetin aja ya.

Ketiga Proses pembayaran. Nanti bukti pengantar bank akan masuk ke email yang sudah didaftarkan. Huzzz bip bip emailku berbunyi.

Kalau info dari blog Citandy yang melakukan pembayaran via BNI, kita akan menerima 2 lembar bukti tanda bayar. 1 lembar dilampirkan saat pengajuan dokumen sedangkan 1 lembar lagi untuk pengambilan passport saat sudah jadi.

Ternyata selain via teler BNI, kita juga sudah bisa melakukan pembayaran melalui Klikbca lho. Pilih menu pembayaran dan pilih pajak, nanti isi kode billing dengan kode MPN G2(ada di form pengantar bank). Nanti kita akan menerima bukti penerimaan negara, saya print 2 lembar untuk jaga-jaga.
Setelah itu kita tunggu sebentar dan klik link tautan yang ada di email. 

Keempat konfirmasi tanggal kedatangan. Link tautan diatas akan mengarahkan kita ke tahap ini. Klik Lanjut lalu kita diminta mengisi NTPN yang berada di kanan atas beserta captcha. Kita juga diminta isi tanggal kedatangan. 
lalu voilaaaa

Kelima siap datang ke Kanim yang dipilih dan bawa dokumen pendukung ya. Nanti kita akan menerima tanda terima permohonan lewat email. Selain tanda terima permohonan, diemail itu juga dilampirkan form berisi data yang sudah kita isi. Print dan lampirkan bersama dengan dokumen pendukung. Kita diharapkan datang jam 8-10 pagi dengan pakaian sopan selain putih. 

Dokumen yang diperlukan :
- KTP asli + copy 
- Kartu Keluarga + copy
- Akte Lahir/Surat Nikah/Ijazah + copy
- Passport + copy (jika sebelumnya sudah punya)
Dokumen tersebut di copy diatas kertas A4 ya, jangan digunting.

Nah mudah kan ngurus paspor yang udah hangus? hanya dengan modal internet + laptop/komputer semua beres. Gak perlu lagi antri pagi-pagi cuma buat ngumpulin dokumen. 

Kenapa saya gak sekalian buat paspor untuk Kael? berhubung di internet sana belom ada info pasti apakah bisa dilakukan jika salah satu paspor orangtua sudah hangus seperti saya, maka saya gak mau ambil resiko. Sayang booo kalau duitnya hangus gara-gara kayak ginian. Jadi saya akan pastikan nanti disana saja. Kalau bisa ya tinggal buat online lagi deh. 


Mau tau kelanjutannya? stay tune terus ya.


xoxoxo
-anita-








No comments:

Post a Comment

ADAPTASI

Setelah empat tahun empat bulan bekerja di perusahaan terakhir, akhirnya saya menyerah juga untuk double job sebagai pekerja plus merawat a...