Saturday, February 25, 2017

Berburu Kacamata Baru

Ketika kacamata yang saya beli baru beberapa bulan lalu harus rela saya buang karena patah, rasanya nyesss juga ya.
Emang sih belinya cuma 250k dan beli di Optik biasa, toh awalnya cuma buat pengganti kacamata lama saya yang lensanya udah baret-baret. 
Kacamata murah itu berhasil patah hanya gara-gara saya mau lepas ketika Kael mulai tergoda untuk memainkannya. Lagi tidur-tiduran eeeh pas mau lepas malah patah.  

nasib kacamata murah
Alhasil selama nunggu weekend saya harus terbiasa memakai kacamata dengan lensa penuh baret. Untung hanya beberapa hari. 

Jadilah sabtu siang saya beserta watiers (Kakak beserta Keponakan dan Adik saya)merencakanan ke Summarecon Mal Serpong (SMS). Adik mau tukar Galaxy Gift Fish n Co yang ternyata gagal karena outletnya sedang perbaikan. Ya wis akhirnya makan ke Aroma Dermaga deh, meski harus berjalan kaki lumayan jauh. Hahaha pulangnya naik Uber ke SMS lagi. 

Kebetulan Adik juga mau ganti kacamata, sebelumnya dia juga udah ngomongin soal Optik baru yang ada di Supermal Karawaci, yaitu OWL. Iya, si optik berlogo burung hantu yang design tokonya itu kece abis. Kalau biasanya toko kacamata memajang jualannya didalam etalase, lain halnya toko ini. Kita bisa sepuasnya memilih. Mau coba dari ujung keujung juga boleh. Mau yang model biasa, bulat kayak mata burung hantu atau kacamata gaya? silakan pilih sesuka anda. Bahkan beberapa frame bisa lentur lho. 
Soal harga gak usah capek-capek nanya, disetiap frame sudah tertera harga, dimana include lensa (maksimal minus 6). W O W banget gak sih?
Hahaha saya sendiri sampai bingung menentukan pilihan.

Kami dibantu oleh seorang staf laki-laki yang saya lupa cari tahu namanya, orangnya ramah dan telaten menjelaskan segalanya.

Suami yang lagi nyoba-nyoba kacamata aja ditawari pengecekan mata. Pengecekannya lengkap pula. Dari pengecekan mata secara komputer sampai masuk ke ruangan kecil dibelakang kasir, disana ada kursi yang mengarah ke layar. 
Kita akan dipakaikan kacamata yang bisa disisipkan lensa kayak dibawah ini. Disini kita bisa lebih pasti dalam penggunaan lensa yang akan kita pakai. Beritahu staf sesuai mata kamu ya ... jangan iya iya doang, nanti nyesel lho. Hahaha. Tenang aja, staffnya akan membantu kita dengan baik.   
http://blog.alfamartku.com/index.php/2016/07/29/kacamata-minus-gratis-untuk-anak-anak-indonesia/
Mata suami saya ternyata masih normal, padahal dia katanya udah ngeluh matanya capek kalau liat komputer. Lah mainannya mantengin HP mulu buat nge-game. Ini tidak adil. Bagaimana bisa orang males baca tapi doyan nge-game malem-malem masih bisa mempertahankan kualitas matanya. Hiksss.
Menurut staf tersebut kalau mau tetap beli kacamata di Owl, bisa dibuat lensa normal atau tanpa lensa. Kalau tanpa lensa kena potongan 150ribuan deh kalau gak salah inget. CMIIW ya. 

Setelah hampir satu jam akhirnya kami berhasil menemukan pujaan hati masing-masing. Untuk setiap pembelian dua pasang kacamata akan mendapat diskon 20% untuk salah satu kacamata tersebut. Lumayan lah ya. 

Frame kami nilainya sama, yaitu 799K. Dan lensanya ternyata ukurannya hampir sama. 
Kalau biasanya saya akan dikenakan biaya penipisan lensa karena minus 4, tapi disini lensanya udah tipis booo. Ada silinder pun gak kena biaya. Cihuuuuy banget gak sih?
Bahkan stafnya membantu saya mencuci dan mengganti baut kacamata lama saya. Hu hu hu baiknya.

Untuk pelanggan OWL ada layanan after sales, dimana kita bisa datang untuk minta dicucikan, setting Frame, minta kain lap kacamata atau apapun masalah yang mengganggu pada kacamata kita dengan biaya NOL rupiah. Misalkan sebelum setahun lensa kacamata kita bermasalah, katanya sih bisa diganti. W O W banget lagi gak?Hihihi.

Frame disini memang made in Korea, jadi style-nya oke banget. Gak garing kayak krupuk. Kita bisa terus bergaya lho.

.
berasa di endorse yak :p
Yuk yang lagi hunting kacamata, bisa mampir ke outlet OWL terdekat.
Untuk Tangerang ada di Supermal Karawaci dan Summarecon Mall Serpong.



xoxoxo
-anita-









No comments:

Post a Comment

KEHILANGAN

Kehilangan orang terdekat yang terpatri dalam ingatan saya hanyalah Nenek dari Mama dan Suami dari Sepupu. Terpatri karena kejadiannya saat...