Friday, May 19, 2017

[ My1stBaby ] Habis Demam Terbitlah Bercak Merah

Demam memang bukan suatu penyakit, tapi sebuah alert kalau tubuh kita sedang berperang melawan infeksi pada tubuh. 
Biasanya kalau saya demam itu pertanda bahwa tubuh saya lagi drop, gak bisa diajak kerja berat. Obatnya tinggal minum tolak angin terus tidur dah.

Gimana kalau anak yang demam? anak yang masih belum bisa ngomong maunya apa, gimana bisa kasih tahu kita apa yang dirasakannya?Huaah. Gak ada orangtua manapun yang kepingin anaknya sakit bukan?

Dari hari selasa saya sudah merasakan badan Kael hangat, tidak seperti biasanya. Buat jaga-jaga saya sediakan sanmol dirumah Mama.
Begitu terus sampai hari Rabu, badannya masih hangat. Saya juga ga berani mandiin pakai air biasa.

Pulang kerja ngecek suhu badan Kael kok lebih tinggi dari sebelumnya, ya sudah saya bawa pulang dan tetap mandiin air hangat. Nah malemnya mulai rewel, dinenenin ampe tidur eh kebangun lagi.Pas saya cek pakai thermometer ternyata suhu badannya 39 derajat, huaaahhh tinggi ya. Buru-buru masak air panas buat kompres badannya. Kasih sanmol dengan susah payah akhirnya berhasil masuk. Dinenenin lagi sampai tidur, meski gak senyenyak biasanya. 
Tengah malam Kael muntah, entah efek demamnya atau karena nyusu nonstop gak dilepas-lepas. Suami bantu gantiin baju dan saya kasih Kael sanmol lagi. Nenen terus sampai pagi. 

Kamis pagi suhu badannya sudah lumayan turun cuma masih demam. Biasanya kalau Kael lagi sakit gini, dia bakal manja, maunya di gendong terus.
Sepanjang kerja takut terima kabar soal Kael cuma ternyata baik-baik aja sampai pulang kantor. Demamnya sudah hilang, anaknya juga udah sedikit aktif kembali. 
Cuma kok ada bercak-bercak merah sih?? campakkah? Huaaahh.
Saya tanya Mama sih katanya bukan, efek panasnya keluar katanya sih. 

Dirumah langsung google 'bercak merah setelah demam pada anak'. 
Dan langsunglah saya menjudge kalau Kael ini kena ROSEOLA INFANTUM.

Apa itu Roseola Infantum? Baru denger saya.

Dikutip dari situs http://www.alodokter.com/roseola berikut penjelasannya :

Penyebab Roseola


Roseola biasanya disebabkan oleh virus HHV-6 atau virus herpes tipe 6. Penularan virus ini sama seperti kasus-kasus pilek pada umumnya, yaitu secara langsung ketika anak Anda turut menghirup butiran-butiran liur yang dikeluarkan oleh anak penderita roseola yang sedang berada di dekatnya melalui batuk atau bersin dan secara tidak langsung ketika anak Anda memegang benda yang telah terkontaminasi virus HHV-6 atau berbagi penggunaan sesuatu dengan anak penderita roseola, misalnya piring, gelas, dan sendok.

Itulah pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kan?

Gejala roseola biasanya muncul setelah virus berinkubasi di dalam tubuh selama 1-2 minggu. Pada tahap awal, bayi atau anak-anak yang terkena roseola akan mengalami demam tinggi, batuk beserta pilek, nyeri tenggorokan, dan tidak nafsu makan. Selain gejala-gejala tersebut, sebagian penderita juga akan mengalami pembengkakan kelenjar di leher, diare ringan, dan pembengkakan pada kelopak mata.

Kael sepertinya mengalami nyeri tenggorokan sehingga beberapa hari ini tidak nafsu makan lalu demam tinggi.

Setelah tiga atau empat hari kemudian, demam biasanya akan mereda dan dilanjutkan dengan munculnya ruam berwarna merah muda yang akan memenuhi bagian punggung, perut, dan dada. Bahkan pada beberapa kasus, ruam-ruam yang tidak terasa gatal atau sakit ini juga muncul di bagian wajah dan kaki. Dalam waktu dua hari biasanya ruam akan berangsur-angsur menghilang. 
Nih kondisi Kael saat bercak merah tersebut muncul pada Kamis malam.  
Pipi





Area Tangan











Menurut beberapa situs yang saya baca, penyakit ini tidak ada vaksin atau obatnya. Karena memang berupa infeksi yang akan hilang dengan sendirinya. 
Upaya yang bisa kita lakukan hanya :

1.Periksa suhu tubuhnya, jika diatas normal buru-buru kasih paracetamol sesuai aturan ya.
2.Jangan sampai mengalami dehidrasi, upayakan anak tetap memperoleh cairan
3.Kompres dengan air hangat. Jangan air dingin ya! Dulu saya pikir pakai air dingin biar badan dingin eh ternyata berbahaya lho.
4.Jika mengalami kejang atau demam lebih dari 3 hari sebaiknya langsung dibawa kedokter.

Kayaknya untuk penyakit Roseola banyak yang mengira campak atau Rubella, karena sama-sama demam dan menimbulkan ruam dikulit. Namun nyatanya berbeda dari jenis virusnya.Berikut perbedaannya :





Doain Kael cepat sembuh ya.



thanks,
-anita-





  










No comments:

Post a Comment

BELI DI AIRFROV ATAU LIVE SHOPPING JASTIP ???

Sebelum kepergian ke Thailand, suami sempat mengenalkan saya pada aplikasi jasa titip online yaitu AIRFROV. Lumayan bagus sih reviewnya, ma...