Thursday, August 3, 2017

[ My1stBaby ] Usia 16 bulan Baru Berani Berjalan

Pikiran seorang emak itu kayaknya gak pernah habis deh. Ada aja yang dipikirin. 
Dari A sampai Z,dari yang penting ampe yang gak penting, pasti ada aja deh yang dipikirin. 
Apalagi kalau berhubungan dengan tumbuh kembang anak. Duh,rasanya kok gak mau ada cela-nya ya. Malah tanpa sadar ujungnya kita jadi membandingkan anak dengan teman sebayanya.

Kali ini saya mau membahas soal langkah pertama Kael. Ya gak pertama-tama kali sih, cuma kali ini tentang langkah mantap dari kaki seorang bayi bernama Kael Zecha Lemuel Sazmita. 

Singkat cerita saya itu selalu iri lihat anak yang usianya dibawah Kael kok udah pandai melangkah, sedangkan Kael masih aja kekeuh minta dituntun terus. Meski masih dianggap normal untuk seusia Kael, tetap aja merasa jengkel kalau ada yang nyinyir soal 'keterlambatan' ini. Hati seorang emak gak terima dooong.
Langkah pertama Kael itu dimulai saat kami ikut Retreat Gereja di Sukabumi libur lebaran kemarin. Begitu melihat langkah kecil itu akhirnya muncul, wuih rasanya plooong gimana gitu.
Mungkin karena terlalu semangat, langkah Kael lebih bisa dibilang lari ketimbang jalan. Alhasil jatuh bangun ampe nyungsruk lah itu anak. 
Sayangnya sepulang itu Kael jadi gak mau jalan lagi, kayak takut. Inginnya digandeng terus atau digendong.
Sampai akhirnya usia Kael sudah lewat 16 bulan, waduh deadline makin mendekat tapi tanda-tanda mantap berjalan masih belum kelihatan. Yang ada malah Kael semakin rewel minta digendong terus.
Alhasil setiap malam abis jalan-jalan, nih bahu ditempel koyo dulu baru bisa tidur. 

Beruntung kabar gembira saya dapatkan di akhir juli 2017. Mama bilang Kael sudah mau berjalan sendiri saat bermain diluar rumah. Waaah senang bukan main saya. Itu artinya bebas encok!!!

Meski nyatanya kalau melihat saya nih anak masih merengek minta gendong, biasanya akan saya gendong sebentar lalu memintanya berjalan sendiri. 

Sekarang Kael sudah sedikit percaya diri, apalagi main diluar rumah. Dia sudah bisa belajar menyeimbangi diri ketika hendak jatuh, gak ada lagi acara nyungsruk kena muka. Udah sombong minta di turunin dari gendongan abis itu meluncur sendirian sambil teriak kegirangan. 
Duh senengnya,Nak. 

Untuk emak-emak diluar sana gak perlu cemas kalau anak masih belum berjalan di usia Kael. Karena perkembangan anak itu berbeda satu sama lain, belajar menerima anak sebagaimana mestinya. Membandingkan boleh untuk sekedar motivasi, tapi jangan berlebihan ya. Yang ada kita sendiri kecewa karena kenyataan gak sesuai harapan. 

Menurut saya, beberapa hal bisa membangkitkan semangat anak untuk melangkah, yaitu :
1. Ada teman sepermainan yang bisa jalan, gunanya memotivasi anak untuk ikut melangkah. Merangkak itu lebih capek dari jalan lho.
2. Jangan terlalu sering menggunakan alas kaki, biarkan kaki anak merespon langsung jalan yang dia lalui. Pastikan area berjalan anak aman ya. 
3. Pakaikan alas kaki yang berbunyi/menyala jika diinjak, agar dapat memotivasi anak untuk terus melangkah.
4. Lakukan pijatan-pijatan lembut di kaki anak 
5. Ajak anak melangkah bersama 
6. Sabaaaaaar

Semoga tips dari saya berguna ya. 



Salam hangat,

-anita-


No comments:

Post a Comment

ADAPTASI

Setelah empat tahun empat bulan bekerja di perusahaan terakhir, akhirnya saya menyerah juga untuk double job sebagai pekerja plus merawat a...