Thursday, October 12, 2017

Liburan ke Pontianak (1)


 


Bermodalkan cuti 1 1/2 hari, akhirnya saya bisa sedikit merasakan liburan sementara waktu. Meski tujuan ke Pontianak bukan khusus liburan semata, tapi untuk menghadiri acara pernikahan sepupu suami yang lumayan dekat.

Kami berangkat dari Bandara Soekarno Hatta hari Jumat sore sekitar pukul 3 sore. Setelah beres dengan urusan check in, kami pun sempat menghabiskan waktu di KidsZone Terminal 1A sebelum masuk gate.




Ruang Ibu dan Anak di Terminal 1A
 



Pesawat kami berangkat tepat waktu, sedangkan Winston (adik ipar) yang berangkat malam kena delay hingga baru tiba tengah malam. 

Untungnya tidak ada drama selama perjalanan, Kael tertidur setelah menyusui dan terbangun sesaat sebelum sampai di Pontianak. Kala itu cuaca sedang buruk, pesawat kami bahkan bertemu dengan awan cumulonimbus sehingga menyebabkan sedikit turbulance. Saya merasakan tubuh Kael sontak kaku saat itu, mungkin tegang karena rasanya seperti jatuh dari ketinggian. Untung tidak sampai menangis, dia hanya langsung memeluk saya.

                

After Turbulance
Welcome to Supadio International Airport

Kael and Dad

Kael and Mom
Sekitar jam 7an kami tiba dan sudah ditunggu oleh Mama Papa Mertua serta Koh Aleng. Berhubung sudah waktunya makan, jadi kamipun mencari tempat makan yang di rekomendasi oleh Papa. 


Alert : Hampir Sebagian Kuliner di Pontianak menggunakan daging Babi sebagai lauk, jadi bagi yang pantang harap di perhatikan jika berada disini. 

Kamipun dibawa ke Bubur Pesawat. Awalnya saya kira ini semacam trademark sebuah rumah makan di Pontianak, nyatanya itu hanyalah menu umum layaknya bubur ayam. Jangan tanya saya alamatnya ya karena saya hanya tahu sampai saja.

Bubur Pesawat Ahui

 
Bubur dengan aneka toping yang bisa dipilih

Setelah dari Bubur Pesawat kami memutar jalan memasuki gang, dimana ada tukang Sotong Pakong rumahan. Suamipun ingin mencoba. Sotong Pakong ini cumi kering yang dibakar lalu dipukul-pukul hingga tipis. Kenapa disebut Pakong? karena bunyi cumi yang dipukul pakai palu itu seperti kong kong...pakooong...hahaha bener gak sih??
Juhi ini dimakan dengan sambal petis dan memang paling enak kayaknya sambil minum beer. Tapi karena saya enggak doyan beer atau semacamnya, saya cukup puas dengan air putih saja. 

Beda Cumi Beda Harga
Dibakar sebentar

Baru dipakong













Sehabis itu barulah kami diantar ke hotel. Saya sudah memesan via Traveloka untuk masa inap 06-09 Oktober 2017 di Orchardz Gajah Mada dengan harga 1,2k. Lumayan murah lho untuk hotel strategis seperti itu. Tanpa sarapan ya.




Thanks,
-anita-


No comments:

Post a Comment

ADAPTASI

Setelah empat tahun empat bulan bekerja di perusahaan terakhir, akhirnya saya menyerah juga untuk double job sebagai pekerja plus merawat a...