Saturday, October 14, 2017

Liburan ke Pontianak (end)

Hari terakhir di Pontianak, 09 Oktober 2017.


Saya tak sanggup untuk bangun pagi. Saya gak peduli ditinggal sarapan atau kuliner kemanapun yang belum saya datangi. Saya cuma mau tidur lebih lama hingga jam delapan Kael terbangun.

Suami pulang dari acara kuliner bersama Papa Mama Mertua, membawa sarapan untuk saya yaitu semangkuk Kwecap. 

Ini Foto dari Suami, kalau saya versi di bungkus lebih banyak
Setelah check-out,semua koper dititipkan di kamar saudara yang masih stay beberapa hari kedepan. Setelah istirahat sebentar kami memutuskan menghabiskan waktu untuk jalan-jalan. Menggunakan taksi online kami mencoba es campur. 



Setelah itu menyebrang ke KAISAR, semacam swalayan di Pontianak. Mencari titipan Atapson untuk teman kantor yang sedang ngidam. Setelah itu jalan kaki menuju rumah saudara. 
Kami mampir ke kedai kopi Asiang. Sayangnya si pemilik (terkenal selalu tidak pakai baju saat bikin kopi) sedang istirahat, saat suami datang pagi sempat bertemu beliau dan rupanya istrinya kenal dengan Mama Mertua. Sempit banget pontianak!

Selalu Ramai

Add caption

Tokoh Legendaris Kopi Asiang
Dari Kopi Asiang kami jalan kaki lagi melanjutkan perjalanan, selagi Mama Mertua mengantarkan barang, kami mampir lagi di mie khas Pontianak (yang hari ke-2 pernah kami datangi). Setelah itu baru pulang naik Taksi Online.

Istirahat sebentar sampai menunggu jemputan Koh Aleng. Akhirnya pulang juga ke kampung halaman - Tangerang. 




Saking Sepi Penumpang sampai bisa tidur selonjoran

Badan letih dan harus kembali pada kenyataan besok kerja namun Kael masih segar bugar itu rasanya mau ngibarin bendera putih tanda menyerah. Mungkin efek minum kopi susu di kedai Asiang jadi Kael masih segar sampai tengah malem.

Pelajaran kedepan adalah jangan kasih Kael kopi atau dia akan aktif sampai tengah malam. Bahkan sepanjang perjalanan di pesawat, dia bolak balik nenen gak bikin dia tidur. 

Sekian reportasi perjalanan kami di Pontianak!


Thanks,
-anita-














No comments:

Post a Comment

KEHILANGAN

Kehilangan orang terdekat yang terpatri dalam ingatan saya hanyalah Nenek dari Mama dan Suami dari Sepupu. Terpatri karena kejadiannya saat...