Thursday, January 4, 2018

Pengalaman Pertama Mengajak Anak Balita Menonton di Bioskop

Yess!
Setelah hampir dua tahun - sejak Kael lahir - saya absen menonton di bioskop, akhirnya semalam kesampaian juga menonton film di bioskop.


Jadi singkat cerita Mama mertua ulang tahun dan sekeluarga berencana menonton film Jumanji : Welcome To The Jungle, sehingga terpilihlah Cinemaxx Gold di Maxxbox Lippo Village dengan jam tayang pukul 9 malam.

Saya dan suami datang terlebih dahulu untuk menukarkan bukti pembelian online dengan tiket. 

***

Sekilas Mengenai Cinemaxx
 
Pembelian tiket di Cinemaxx bisa dilakukan secara online melalui website Cinemaxxtheater. Ada pilihan menu quick ticket berdasarkan film atau lokasi yang kamu inginkan. Aksesnya mudah dan jelas, jadi kita enggak akan pusing deh. Setelah kita menentukan film dan jam tayang yang diinginkan, kita dapat memilih kursi pula. 

Di Cinemaxx Maxxbox Lippo Village ada dua macam studio, yaitu Cinemaxx Ultra XD dan Cinemaxx GOLD. Berhubung saya belum pernah coba yang Ultra XD, makanya saya cuma bisa bilang mirip theater XXI yang biasa kalau dilihat dari gambarnya. Sedangkan yang GOLD sebanding dengan XXI Premier. Harganya juga mirip-miriplah. 

***

Ini juga kali pertama saya menginjakkan kaki di Maxxbox Lippo Village. Kalau dari luar nampak sekali mewahnya, belum lagi berjejer tempat makan yang ternama semua. Enaknya disini enggak sepadat Supermal Karawaci. Semalam juga enggak mengexplore seluruh sudutnya jadi kurang tahu seluas mana. Interior yang diusung juga memanjakan mata banget, banyak pohon-pohon hijau dan hiasan natal. Kael juga terlihat senang berlari sana-sini selama menunggu film dimulai.

Akhirnya theater dibuka, kirain bakalan sepi karena sewaktu pesan online masih kosong. 

Saya berada di kursi paling atas. Jadi posisi sofa di theater ini adalah 2-4-2 per baris sebanyak 4 row. Saya berada di barisan 4 sebelah kiri, takut Kael rewel. 

Begitu lampu mulai diredupkan, Kael celingak celinguk keatas. Lalu filmpun dimulai, saya mengeluarkan amunisi sebotol air dan sekotak susu coklat. Kael menonton dengan hikmatnya sambil menyedot susunya. Enaknya nonton di GOLD adalah saya enggak perlu memangku Kael karena spacenya masih cukup untuk kami berdua. FYI, untuk anak 3 tahun keatas sudah dihitung satu tiket ya.

Beberapa saat kemudian Kael mulai terlihat bosan, dia menonton sambil memainkan meja lipat di sisi kiri sofa. Saya coba menyusui tapi cuma sebentar saja setelah itu Kael mencoba menonton lagi. Mungkin sudah bosan, lelah dan waktunya tidur ya jadi Kael minta nenen lagi dan tertidur tak lama kemudian, mungkin di tengah film. Sewaktu saya tutup dengan selimut, Kael malah menolak. Alhasil saya hanya menutup sebagian kepala dan wajahnya agar suara dan cahaya dari layar tidak mengganggu tidurnya. 

Horeee... aman. Sayapun bisa melanjutkan acara nonton dengan lancar jaya dan jadi ketagihan ya. Apa bisa selanjutnya saya mengajak Kael menonton bioskop lagi? 

Berdasarkan pengalaman pertama ini saya bisa memberikan saran bagi orangtua yang ingin mengajak anaknya menonton di bioskop. Tentu saran ini untuk orangtua yang anaknya sudah beranjak balita, bukan baby lagi. Karena tantangannya bukan lagi sekedar menjaga telinga si anak, tapi menahan kekacauan terjadi. Haha.  
So begini sarannya:
  • Beritahu anak sebelum masuk theater bahwa kita akan menonton, tidak boleh berisik atau mengganggu orang lain. Kalau anaknya masih balita mungkin agak susah, tapi tetap dicoba karena anak akan tersugesti dengan kata-kata kita.
  • Persiapkan cemilan. Untuk mengatasi kebosanan, bisa kita sediakan susu UHT atau cemilan lainnya yang yakin anak suka.
  • Persiapkan pakaian yang pas. Jangan sampai anak kedinginan atau kepanasan. Semalam itu di cinemaxx, ACnya tidak terlalu dingin jadi Kael enggak mau diselimutin. Padahal saya sudah bawa selimut dan jaket.
  • Cari jadwal yang pas. Dengan mengenal sifat dan jadwal anak, kita tahu kapan anak banyak bergerak dan kapan anak tidur. Kayak semalem, saya setuju ikut nonton karena dipikir jam segitu waktunya Kael tidur. Jadi sebelum film dimulai, saya biarkan dia lari-larian supaya lelah dan gampang tertidur begitu film dimulai. It's works! 
  • Jangan memaksakan diri. Sudah tahu anaknya enggak bisa diem, eh tetap memaksa mengajaknya nonton. Ya sudahlah pasti bakal rusuh dan ujung-ujungnya keluar studio. Sayangkan uangnya. Lebih baik tunggu sampai anak siap dibawa ke bioskop atau kalau emang kepingin banget nonton bisa titipkan dahulu anaknya pada orang terpecaya. Atau lebih baik lagi tunggu sampai ada DVD dan downloadannya. Hehehe. #JanganMuna
Duh, saya kok jadi ketagihan ya buat menonton film selanjutnya di bioskop. Kangen makan popcorn dan minum lemon tea serta suara menggelegarnya bioskop. Aaaah Kael mau nonton lagi enggak? Bisakan semanis semalam?Hihihi.

Btw, postingan ini merangkap sedikit spoiler aja deh. Eh atau udah pada nonton semua?! Hehe kayaknya saya termasuk orang yang telat nonton film ini ya.

Tapi nih film menurut saya sih baguus. Sebagus film pertamanya yang diperankan oleh Alm. Robin Williams. Saya selalu suka film Jumanji 1995, meski beberapa kali ditayangkan di TV. Tetep seru.

P.S : SPOILER!!!
 
Bagi kalian yang masih ingat ending film Jumanji 1995 pasti langsung 'ngeh' deh dengan awal film Jumanji 2017 ini. Iyap, itu Jumanji 1995 yang terdampar di pantai ditemukan tahun 1996 dan termainkan oleh Alex ditahun tersebut yang membuatnya masuk kedalam permainan. Uniknya Jumanji yang asalmulanya adalah boardgame, ternyata mengikuti perkembangan jaman sehingga berubah menjadi permainan Nintendo. Dan ... voilaaa anak-anak milenial mana tahu sih konsol Nintendo jaman dulu kayak gimana. Rasa penasaran membuat mereka akhirnya ikut masuk kedalam permainan Jumanji.

Seperti halnya pemain dalam game, mereka hanya memiliki 3 nyawa. Setelah beradaptasi dengan cara main game Jumanji ini, mereka akhirnya sepakat harus membantu Jumanji melepaskan kutukan. Empat anak milenial tersebut akhirnya bertemu dengan Alex dan saling bekerja sama untuk menuntaskan game sehingga mereka dapat kembali pulang ke dunia nyata.

***

Pokoknya seru nih film. Tapi bukan cuma aksi menegangkan saja yang bisa kita lihat, tapi pelajaran hiduppun dapat kita petik. Seperti si Bethany yang tadinya cuma memikirkan hidupnya sendiri dan segala aktivitas media sosialnya macam kids jaman now, Martha dan Spencer yang pemalu, serta hubungan pertemanan Spencer dan Anthony yang berubah. So enggak rugi nonton Jumanji 2017 ini.




Thanks,
-anita- 






 

No comments:

Post a Comment

KEHILANGAN

Kehilangan orang terdekat yang terpatri dalam ingatan saya hanyalah Nenek dari Mama dan Suami dari Sepupu. Terpatri karena kejadiannya saat...