Sunday, April 15, 2018

PERTAMA KALI MAIN AIR DI ANCOL

Sebenarnya enggak ada tuh wacana resmi untuk pergi ke Ancol, info awalnya cuma dibilang nemenin Papa dan Mama mertua yang hendak reunian sama temennya Papa. 

Jadilah saya, suami, Kael dan Mama mertua menyusul setelah selesai ibadah pagi. Papa mertua berangkat bersama temannya karena takut kami terlalu siang berangkatnya. Padahal mah endingnya saya berangkat lebih duluan, sempet makan dulu di Mangga Besar pula. 

Kami tiba disana tuh mungkin tengah hari kali ya, saat sinar matahari lagi gencar-gencarnya. Mana cari parkiran susah, meski ada bus wara wiri yang bisa mengantar kita tapi akhirnya kita berhasil dapat tempat parkir enggak jauh dari tempat duduk. 

Begitu sampai di posisi ajang reunian Papa, ternyata cuma acaranya tuh kayak acara keluarga 2 teman Papa saja. Enggak kayak acara reunian yang banyak orang. Kael masih tepar dan tidur hampir se-jam diatas karpet. Oke Nak...kamu juara kalau urusan tidur. Dimanapun bisa tidur. 

Beruntung posisi Kita itu dekat tempat bermain anak, jadi begitu Kael bangun dia langsung semangat naik perosotan. Begitu saya memintanya ganti celana dan bilang mau ke pantai, dia kayaknya semangat. Bahkan tetap ikut jalan kaki meski pasir terasa panas. 

Byuuurrr
Lihat siapa yang kelihatan paling senang
Saya tidak bawa celana ganti, jadi tugas suami menemani Kael nyebur ke pantai ancol. Dengan gagah berani Kael berjalan menerjang ombak - tanpa mau dipegang - dan langsung byuuur,nyungsep. Haha. Tapi enggak nangis, cuma aneh mungkin dengan rasa asin air laut. 

Emaknya selfie aja

Lumayan lama Kael main di air bersama suami, sampai akhirnya dia kayaknya kelelahan atau kedinginan mungkin. Makanya begitu saya mengajaknya untuk bilasan, dia langsung menurut. Tambah seneng begitu bilasan dengan keran mancur. 

Sambil menunggu suami ganti baju, Kael minta es krim. Duh disini tuh seneng banget liat gerobak eskrim dengan lantunan jingle walls. Berasa mengenang masa lalu. Meski harganya diluar pasaran, Kael beli eskrim cornello seharga 15ribu. 

Santai-santai diatas tikar sewaan, menikmati angin sepoi-sepoi sambil ngemil. Agak sorean diajak naik perahu, mengitari pantai ancol. Semua orang ikut kecuali saya, lebih baik menikmati suasana saja. Dengan modal 10ribu bisa naik perahu. Enggak tahu deh darimana kemana. 

Sekitar jam 6 sore, kami memutuskan pulang karena hari sudah gelap juga. Kael tepar kembali setelah minta nenen. Sayapun udah mulai kelelahan makanya saya enggak terlalu mengikuti obrolan suami dengan mertua. 

Kami tiba di Tangerang jam 7an, mengantar mertua pulang dulu. Eh Kael malah terbangun dari tidurnya, alamat tidur malem ini sih. Terus lapar juga karena sorenya saya enggak ikut makan. Alhasil melipir ke McD dulu deh, tentu saja disambut persetujuan Kael. Hahaha. 


Enggak bisa di bilang liburan sih ya... tapi ini pertama kalinya Kael ke pantai. Makanya dia keliatan excited banget dengan air dan pasir. 


Mungkin lain waktu bisa kesini lagi ya Kael. Murah dan Menyenangkan!





Thanks,


- Mamih Awe - 

Saturday, April 7, 2018

GENKI SUSHI - SI KERETA MINI PENGANTAR PESANAN

Saya ini termasuk orang yang boros untuk hal makanan. 
Apalagi hari gini banyak bangetkan tempat makan yang rasanya wajib dicoba, selain rasa tentu saja karena ada keunikan tersendiri. 
 
Beruntung pula sekarang ini banyak sekali promo yang dapat kita manfaatkan, lumayankan dapat harga dibawah harga normal. Seperti FAVE, penyedia promo-promo murah dari berbagai tempat. Dulu namanya Groupon dan saya sudah beberapa kali menggunakan promo ini, dijamin enggak rugi deh.
Seperti kali ini. Ketika ci Hera bilang mau makan di Genki Sushi, saya langsung ingat ada promo di Fave ini. Karena penggunaan voucher maksimal 2 per transaksi, jadi kami hanya membeli 2 voucher saja. Enggak usah repot harus print segala, tinggal install aplikasi FAVE dan tunjukkan voucher ini pada kasir saat pembayaran. Mudah dan Murah!
 


Jadilah sabtu siang ini ( 07/04/18) kami berangkat ke Supermal Karawaci - mall kesayangan - dengan ikut tebengan Papa yang berangkat kerja. 

Letak Genki Sushi ini berada di sebelah SOGO lantai Upper Ground, sederetan dengan Gramedia. Pokoknya eye catching deh dengan warna kuning benderangnya. 

Begitu kita masuk, satu pelayan memberikan kita tablet yang fungsinya untuk memilih menu. Berhubung ci Hera pernah makan disini jadi kami tidak perlu panduan pelayan lagi. Intinya tinggal pilih gambar menu yang diinginkan. Hati-hati ya kalau udah confirm enggak bisa cancel lho. 



Di sebelah pojok meja ada 3 jalur kereta, atas-tengah-bawah. Setiap ada kereta makanan yang akan datang maka tombol kuning itu menyala tergantung posisi kereta itu berada. 

Kereta bawah datang maka lampu pojok kanan nyala . Keran itu isi air panas, jadi hati-hati
Jangan lupa menekan tombol yang menyala itu untuk mengembalikan kereta itu pulang. 
Begitu tahu fungsinya tombol itu, Kael langsung mau menekan tombol itu begitu menyala. Padahal makanannya belum diangkat. 

Wakame Miso Soup yang rasanya juara.


Udon & Tempura pesanan Aurel
Ocha Panas yang asli dari bubuk ocha

Ada 2 pilihan ocha disini dan semuanya refill. Ocha dingin dan ocha panas. Untuk Ocha dingin kalau mau refill minta kepada pelayan sedangkan untuk Ocha panas disediakan bubuk ochanya saja. Soalnya air panasnya udah ada kerannya di pojok meja. 
 
Salmon Bake Rice
Disini kalau beruntung (entah pembelian berapa) bisa mendapatkan semacam lucky draw gitu. Karena saya sibuk sama Kael, jadi saya enggak ngerti saat ci Hera bilang dapat free kepala ikan Salmon. Beeeeeh mantaaaap. 

Sayangnya enggak sempat difoto karena Mama langsung menyerbunya. Kepalanya enggak bener-bener kepala doang, tapi masih ada bagian berisi dagingnya. 
 
Dan terakhir adalah waktunya dessert. Yang dimakan sama Kael semua.



The Ice Cream just for me

Rasanya oke banget. Bumbu Salmon bakarnya tuh benar-benar meresap dan dagingnyapun lembut. Semua pokoknya pas deh. 

Untuk suasana tempat memang berbeda dengan Sushi Tei, di Genki Sushi terlalu terang selayaknya fastfood lainnya. Enggak setemaram Sushi Tei ataupun Ichiban. Apa karena warna kuning yang diusung???

Untuk harga sebanding dengan Sushi Tei. Kemarin totalnya ( enggak liat langsung) katanya sekitar 500ribuan dan belum dipotong voucher yang saya beli ya. Enggak semua makanan saya foto karena keterbatasan penggunaan handphone. So menurut saya sih worth it.

Semuanya pokoknya oke. Enggak mengecewakan dan pelayannya juga bagus. Plus dapet balon!


Jadi pengen kesana lagi deh. 







Thanks,


- Mamih Awe-
 



CERITA TENTANG PLAYGROUND BERBAYAR

Kalau boleh jujur, waktu masih kecil rasanya saya beserta adik kakak tidak pernah merasakan bermain di playground berbayar layaknya Kael se...