Sunday, June 24, 2018

SUKSES MENYAPIH DI USIA 2 TAHUN 3 BULAN

Siapa disini yang suka banget mantengin IG keluarga Ringgo-Sabai?  
Hihi saya banget. Soalnya mereka tuh kalau bikin caption lucu dan nyegerin. 

Anak mereka -Bjorka- cuma beda sebulan lebih tua dari Kael. Ketika lihat instastory Sabai soal proses menyapih Bjorka, kok jadi kepikiran sudah waktunya juga Kael disapih. 

Baca juga : PROSES MENYAPIH KAEL 

Selama ini sih masih sounding saja kalau akan disapih, tapi kok enggak dilaku-lakuin. Alasannya ya karena males aja mengalami drama-drama. Terus ujung-ujungnya capek sendiri kalau nenenin. T_T
  
Berawal dari instastory pasangan itulah akhirnya saya membulatkan tekad. Kebetulan libur panjang lebaran. Dan drama itupun dimulai tanggal 18 Juni jam 7 pagi. Hahaha soalnya kalau minggu sebelumnya ada retret Gereja jadi maleslah kalau ada acara drama.

Malam sebelumnya saya udah sounding kalau mulai besok Kael udah enggak boleh nenen, mau nangispun saya enggak peduli. Malam itu Kael masih bisa menikmati nenen bius saya, hingga jam 7 akhirnya saya terbangun dan sadar akan tekad saya. 

Kael biasanya terbangun untuk minta nenen supaya bisa lanjut tidur, kali ini saya tolak sambil bilang udah enggak boleh nenen.Hasilnya? ya nangis dan terbangun. Saya sih biarin aja dia nangis sambil berlalu keluar kamar. Biarkan tugas suami yang menenangi. 

Kebetulan hari itu saya juga kepikiran mau bersih-bersih kamar belakang yang sudah dua tahun ini terlupakan. Kael bermain di ruang tamu ditemani suami dan saya sibuk di kamar belakang.

Drama dimulai ketika hari sudah menunjukkan siang bolong, biasanya Kael minta nenen untuk bobo siang. Dia mendekati saya sambil merengek minta nenen dan saya tolak sambil bilang alasannya. Eh dia tetap merengek, begitu mau dibawa suami malah menangis kenceng. Nangisnya tuh sampe bersimbah air mata, bikin saya sempet enggak tega juga. Cuma demi baliknya kewarasan saya, akhirnya saya tetap teguh. 

Saya bawa Kael ke ranjang untuk ditidurin, dia tenang tuh mungkin dipikirnya mau dikasih nenen. Eh pas saya cuma rebahan disampingnya, dia merengek lagi sambil berusaha membuka baju saya. 
   " No No Nenen"
Saya tetap pada pendirian dan Kael tetap merengek, akhirnya saya pergi. Dia meraung-raung. 

Kayaknya proses menyapih ini memang emaknya harus rela juga deh. 

Setengah jam kali ada Kael menangis, di kasih ini itu menolak sampai akhirnya dibawa suami jalan-jalan ke sekitar rumah. 
Balik rumah udah happy lagi, sibuk main di ruang tamu dan kamipun sibuk memindahkan lemari dari kamar utama ke kamar belakang. Rumah berantakan dan haripun semakin sore, tenaga lemas minta diisi. 

Malamnya Kael sempet minta nenen pas liat saya rebahan, tapi begitu dibilang 'no no nenen' dia ya enggak gimana-gimana, bangun lagi terus main lagi sampe tengah malem. Loncat sana sini, minta biskuit. 

Dan ini sudah berjalan selama hampir seminggu, beberapa kali Kael minta nenen tapi selalu saya bilang sudah tidak boleh nenen dan dia langsung mengerti. Kalau dia terbangun saya berikan dia minum air putih, enggak susu di botol karena malas buatnya. Hehehe.

Banyak perubahan yang terjadi ketika Kael sudah lepas nenen :
1. Makan lebih banyak
2. Tidak selalu bergantung pada saya
3. Aktif
 
untuk urusan aktif ini saya masih kewalahan. Kalau biasanya dia akan tertidur di tengah ibadah, lah ini gelisah mau tidur tapi enggak tidur dan ujungnya rese.

Apakah emang begitu ya perubahan anak-anak yang disapih?

Dan bahagianya diriku sudah bisa bermimpi saat tidur. Hahaha. 

Buat para ibu yang masih berjuang untuk menyapih, semangat yaaaa!





- Mamih Awe -

Saturday, June 2, 2018

STAYCATION KELUARGA BESAR

Berhubung tanggal 1 Juni 2018 itu Hari Pancasila dan libur, alhasil kami sepakat mau liburan singkat. Sepakat kita ke Bogor karena menghindari arus buka tutup Puncak. Hehehe.

Kali ini ada permintaan khusus dalam pencarian hotel, yaitu harus ada kolam renangnya.

Baca juga : [ Family Trip ] Ngebolang ke Bogor  


Berhubung membawa orangtua, jadi rencananya memang enggak terlalu banyak jalan. Makanya cari hotel yang nyaman.

Akhirnya kami booking kamar di Whiz Prime Hotel Pajajaran Bogor. Kamar ukuran standard double bedroom plus sarapan seharga 432.915 rupiah. Dikurangi potongan kupon dan redeem poin jadi total 5 kamar adalah 1,8juta. Kalau dihitung-hitung satu kamar hanya 360ribu saja kakaaak. Murce.

Berangkat Jumat Pagi, start dari rumah Mama terus jemput ke rumah mertua. Awalnya mau ke kuntum field, tapi Mama enggak mau. Alhasil jadilah pertama kita ke Sumber Karya Indah (SKI).



Psstt, Hape saya nge-hang pas liburan. Enggak mau nyala kalau gak dicolok listrik/powerbank plus dipake buat Kael. Alhasil enggak ada foto-foto untuk liburan kali ini.

Sumber Karya Indah (SKI Tajur)- Belanja Tas, FO, Rekreasi keluarga


Disini cuma bayar tiket masuk 5ribu untuk mobil . Enggak terlalu wah sih tempatnya. Termasuk lengkap sih, untuk segala usia. Sejauh pengamatan saya ada playground dan kolam ikan besar. Ada dua gedung disini, gedung penjualan tas dan FO serta gedung foodcourt dan permainan di lantai 2-3.

Saya sih langsung kabur begitu Kael lepas dari pandangan saya, biarkan suami yang menemaninya main. Hehehe. Kapan lagi.

Di gedung pertama lantai pertama, tersusun beraneka ragam tas. Karena saya enggak ada rencana cari tas, alhasil saya cuma sebentar dilantai ini lalu naik keatas. Lantai dua berisikan penjualan pakaian, semacam FO. Harganya sih sama aja kayak di FO/Toko Baju di Tangerang. Saya dapat baju untuk Kael dan topi untuk saya. 

Di gedung kedua, dibawahnya ada penjualan sepatu dan foodcourt plus kamar mandi (bayar 2ribu). Lantai dua ada cafe dan ruangan mesin permainan. Mesin permainanya jadul punya, masih pakai koin dan sepiiii. Ada mandi bola juga cuma kayaknya riskan soal kebersihannya ya, secara pasti enggak ada yang main. Sedangkan lantai tiga ada permainan trampolin.

Disini ada ATM BCA kok, jadi tenang aja yang enggak bawa uang tunai.



Restoran DE'LEUIT

Makan siang kami disini, berhubung datang di jam makan siang makanya rame sekali. Untung hanya perlu menunggu sebentar untuk mendapatkan kursi. 
Aurel sedang main playground

Ada playground untuk anak.


Harganya lumayan mahal ya dengan porsi sedikit. Hahaha. Tapi namanya juga liburan ya.


Whiz Prime Hotel Pajajaran Bogor - Hotel Melepas Lelah 

Kami tiba pukul setengah 2 siang dan membutuhkan waktu hampir setengah jam untuk check-in, itupun hanya dapat 2 kamar. Tiga kamar lagi perlu waktu hampir satu jam, meski akhirnya satu kamar harus mengalah beda satu lantai. 

Kamarnya minimalis, untuk ruangan closet dan shower terpisah di sisi kiri-kanan pintu masuk. Jadi kalau kedua pintu ruangan tersebut terbuka ya menutupi pintu masuk deh. 

Tidak ada lemari untuk meletakkan tas, hanya ada gantungan di dinding untuk menggantung baju. 

Untuk tamu yang muslim, disediakan arah kiblat di langit-langit kamar. 

Saya harus melepaskan kabel telepon karena Kael selalu memainkan gagang telepon tersebut dan safety box yang berada dibawah nakas kamar tidur. 

Setelah beres-beres kamipun langsung meluncur ke kolam renang dilantai 2. Enggak terlalu besar. Ada kamar mandi dan ruang bilas di sampingnya, tapi saya lebih memilih mengeringkan badan dulu supaya bisa langsung balik ke kamar. 


Restoran Bumi AKI

Makan malam tinggal ngesot tiga menit dari Hotel. Sebenarnya mager untuk keluar tapi butuh makan juga. Hahaha. Untung jalan kaki, jadi enggak perlu repot dengan urusan parkir. 

Sedikit ramai waktu kami tiba, mungkin karena banyak orang yang buka puasa. 

Ada playground di sisi depan dekat parkiran. 


Habis itu balik hotel dan molooor.


Sarapan di Whiz Prime.

Sarapan di lantai M. Ada nasi putih, nasi goreng, ayam goreng, sayur capcai, ikan goreng asam manis (mungkin), roti, bubur ayam dan kacang hijau, kopi dan teh, buah, stall telur. 

Bagi lidah saya, masakannya sedikit asin. Tapi masih oke sih. 

Habis itu berenang lagiiiiii dan leha-leha. Suami dan mertua memilih jalan pagi, kalau saya sih babay aja ama rencana itu.

Note : Nyari ATM BCA di daerah sini susah sekali, udah jalan 1 KM saja enggak nemu. 

 
Ah Poong Sentul 

Tiket masuk 10ribu untuk orang dewasa dan ditukar dengan 1 botol mineral ukuran 600ml. 

Beraneka ragam makanan dan minuman, menggunakan kartu yang dapat di tukarkan kembali. 

Ada macam permainan untuk anak, umpan ikan 10ribu ukuran satu kantung besar. 50ribu untuk menaiki perahu. 




ROTI BAKAR PRESIDENT ALAM SUTERA


Makan malam disini sebelum pulang. 


Dan berakhirlah perjalanan tanpa rencana jelas ini.
Sampai berjumpa lain waktu.




Salam Aspal,



-Anita- 


 

 










 

CERITA TENTANG PLAYGROUND BERBAYAR

Kalau boleh jujur, waktu masih kecil rasanya saya beserta adik kakak tidak pernah merasakan bermain di playground berbayar layaknya Kael se...