Wednesday, October 3, 2018

SUKA BUKAN BERARTI HARUS MEMILIKI

Hayo disini siapa yang suka dengan binatang?

Binatang yang saya maksud itu hewan yang biasa dijadikan peliharaan ya, bak tambahan anggota keluarga yang disayang-sayang di rumah.

Anjing, Kucing, Burung (jenis apapun) dan apalah yang biasa kalian panggil My pets. Ya tapi yang umum aja yeee, janganlah kita bayangin hewan peliharaan orang Dubai yang luarbiasa nyeleneh. 

Saya suka anjing, dibanding kucing tentu saja. 

Karena bagi saya anjing lebih mudah dicintai ketimbang kucing yang maunya disayang doang. Hahaha jangan dibully ya para catlovers. 

Sumber dari Brilio.net
Sewaktu masih kecil, keluarga sempat punya seekor anjing kampung di rumah. Entah gimana ceritanya itu anjing bisa kami pelihara, namanya Bili or Billy(enggak ada ejaan yang tepat karena hanya sekedar panggilan). 

Ya rawatnya biasa aja, kasih makan sesuai kami makan dan ajak main. Enggak sampai di vaksin segala sih. Sayangnya dia mati karena diracun (katanya).

Lalu berlanjut pas saya sudah lulus kuliah, bosen enggak ada kerjaan sepulang kantor kok rasanya enak ya kalau ada hewan peliharaan. Jadilah saya mengadopsi seekor anjing dari temen suami (masih pacaran) kala itu. Anjingnya enggak spesial, hanya anjing biasa tapi saya seneng. Udah punya duit sendiri tentu udah bisa beliin cemilan yang ada di petshop dong. Pernah vaksin sekali tapi abis itu enggak lagi. Namanya Sisy
Terus adik nawarin anak anjing lagi dari temen kantornya, diambil dong. Namanya Blacky, sesuai bulunya.

Kalau Blacky termasuk anjing yang penurut, lain hal dengan Sisy si agresif. Sisy selalu berusaha keluar gerbang dan berhasil tekdung dengan anjing liar. Wah makin ramai deh begitu Sisy melahirkan 3 anak anjing. 

Menjelang mau menikah, bimbang. Enggak mungkin membawa semua anjing itu ke rumah yang notabene enggak setiap saat di rumah, apalagi Mama udah bilang enggak mau ngurus. Untung sepupu mau adopsi. Wah drama banget deh pas mau nganterin mereka, kayak mereka tuh tahu bakalan dibawa pergi. Hiksss, tapi apa daya, kedepannya saya enggak mampu menjaga mereka.

Sejak itu saya sadar kalau  saya belum mampu merawat hewan peliharaan lagi, apapun itu. Eh pas suami juga begitu ternyata, dia pernah punya sugar glider eh ujung-ujungnya dijual. Hahaha.

Makanya sampai sekarang saya menolak ide suami untuk merawat hewan peliharaan, meskipun itu cuma ikan hias. Aaaah, saya enggak mau ada rasa 'beban' untuk menjaga makhluk hidup selain anak. Lelah booookk. Belum lagi kalau mau pergi kemana-mana, ada tanggung jawab untuk menyediakan kebutuhan mereka selama saya tinggal kan??? Dan enggak ada orang yang bisa dititipkan. Aaaaah, beban lagi.

Applause buat pecinta binatang yang mampu berkonsisten untuk mau bertanggung jawab pada hewan peliharaannya. Butuh tenaga dan modal lho untuk merawat hewan-hewan itu, selain cinta tentu saja. 

Buat orang-orang disana yang mau punya hewan peliharaan, tolong pikirkan baik-baik sebelum memiliki hewan peliharaan. Apakah kamu termasuk 'mampu' menjaga makhluk hidup?  Butuh komitmen untuk memiliki hewan peliharaan, bukan sekedar untuk gaya hidup saja. Jadikan hewan-hewan itu keluargamu.


Dan suka bukan berarti harus memiliki kan?




No comments:

Post a Comment

BELI DI AIRFROV ATAU LIVE SHOPPING JASTIP ???

Sebelum kepergian ke Thailand, suami sempat mengenalkan saya pada aplikasi jasa titip online yaitu AIRFROV. Lumayan bagus sih reviewnya, ma...