Friday, November 23, 2018

BLACK FRIDAY DAPAT PROMO MENSTRUAL CUP DARI SUSTAINATION

Siapa disini yang lagi aware soal #zerowaste? 

Jadi sejak muncul #Plasticfreejuly di bulan Juli lalu, saya mulai mencari tahu asal muasal tagar tersebut. Lalu berkenalanlah dengan para pelaku penggiat hidup zero waste, sebut saja @dkwardhani penulis buku Menuju Rumah Minim Sampah (yang bukunya sudah saya baca tapi belom 100% ikutin) dan beberapa akun lainnya yang ternyata banyak sekali berkontribusi dalam penyebaran gaya hidup ini.Pokoknya kalau di Instagram itu saling berkaitan deh. 

Nah kepikiran dong mau ngurangin sampah plastik dan teman-temannya yang ternyata susah banget terurai di bumi ini. Mengenai gaya hidup minim sampah ini nanti saya tulis lain kali ya, kali ini saya mau bahas soal promo get 2 pay 1 dari akun IG @sustaination. Horeee!!!

Jadi beberapa hari sebelumnya, Sustaination (www.sustaination.id) di IGSnya udah info bakal ngadain black friday untuk produk Menstrual Cup. 

Apa itu Black Friday?

Menurut Fabian dalam tulisannya di https://winpoin.com, Black Friday sebenarnya merupakan hari setelah Thanksgiving di US, dimana Thanksgiving sendiri jatuh pada hari kamis di minggu keempat bulan November setiap tahunnya.Tahun ini Thanksgiving jatuh pada hari Kamis, 22 November 2018 waktu setempat.

Nah Black Friday terjadi satu hari setelah Thanksgiving, yaitu setiap hari Jumat di minggu keempat bulan November setiap tahunnya.

Dan pada saat Black Friday, harga berbagai macam produk dan layanan di luar negeri banyak yang turun drastis. Makanya coba deh liat media yang nayangin betapa antusias para masyarakat pada hari ini. 

Sama kayak Harbolnas enggak sih?


Nah makanya siapa sih yang enggak mupeng dengan promo tersebut? Apalagi saya ini dari kemarin emang mau coba Menstrual Cup, selain mengurangi sampah bekas pembalut yang ternyata tidak bisa terurai, saya juga udah capek berhadapan dengan drama pembalut. 

Promo berlangsung dari jam 00.01 hingga 23.59 WIB hari ini. Tapi jam 7 kurang saya cek websitenya sudah out of stock saudara-saudaraaaa.

Gilee, sungguh banyak ya yang antusias ama promo ini.

Saya sudah pasrah awalnya, eh liat IGS Sustaination langsung deg-degan ikut sesi 2. Ternyata size A masih ada stock 28pcs! 
Begitu website nampilin siap dibeli, langsung saya klik klik klik klik dan jadilaaaah order. 

Awalnya sih pengen 2 ukuran, biar bisa merasakan perbedaannya gitu. Tak apalah, satu lagi bisa saya hibahkan atau jual lagi.

Hehehe.

Semoga Menstrual Cup ini cocok buat wanita urakan macam saya ini.



Salam Black Friday,


- Anita -

Thursday, November 22, 2018

HIDUP TIDAK SEINSTAN KOPI SACHET


Foto diambil di Supermal Karawaci, 2016
Pernah enggak sih punya impian yang pengen banget buru-buru terlaksana?

Saya pernah dan sering!

Mau naik cruiselah,

Mau renovasi rumahlah,

Mau keliling Nusantaralah,

Mau beli kamera mirrorlesslah,

dan blablabla. 

Pengennya tuh sampai kepikiran terus cari-cari di google, udah di rancang ini itu.

Bagus sih buat jadi ajang motivasi tapi yang ada malah ujungnya bikin saya menderita sendiri. Hahaha

Lalu tersadarlah saya bahwa 'usia saya masih panjang kedepan (amin) masa iya apa yang saya mau langsung ujug-ujug harus ada'.

Wow, keren banget kan pikiran saya?!

Umur saya tahun ini masih 30, masih ada banyak waktu untuk merealisasikan semua impian saya. 

Belum lagi darimana duitnya? 
emang situ punya pohon duit atau keturunan keluarga kaya raya?
Aaah, sungguh nasib jadi #sobatmisqin. 

Janganlah tergoda pada feeds di media sosial yang memamerkan kebahagiaan orang lain. Jangan nyinyir iri atas kebahagiaan orang lain, kita kan enggak tau pengorbanan apa yang udah dilakukannya demi feeds itu. 

Makanya sekarang saya lebih suka mantengin feeds atau IGS akun-akun yang bermanfaat, terutama soal keuangan. Efeknya tuh beda deh dari mantengin media sosial yang isinya gimmick

Dengan mantengin akun yang bahas keuangan, saya jadi sadar hidup itu butuh perencanaan. Butuh 'bersakit dahulu' agar bisa tenang kemudian. Jadi ada pengingat tak kasat mata untuk memperbaiki gaya hidup.

Dan bikin sadar bahwa hidup itu enggak semudah bikin kopi sachet.


Tapi kopi sachet itu enak dan murah lho :p



Salam Pencinta Kopi Sachet,


-ANITA-





Monday, November 5, 2018

CERITA SARI ATER, ASIA AFRIKA BANDUNG DAN RUMAH DUKA

Liburan singkat ini telah berakhir. 

Perjalanan pada Sabtu subuh, dimulai suami mengambil mobil sewaan di Alam Sutera. Rencana awal mobil dapat diambil jumat malam, namun ternyata masih dipakai penyewa sebelumnya.


Setelah menjemput Mertua, kami sepakat ketemuan dengan Mobil Papa di Rest Area Karang Tengah.

Kami keluar tol Sabang, menelusuri jalanan biasa menuju Wisata Pemandian Air Panas Alam Sari Ater. Suasana sudah ramai, banyak wisatawan lokal yang sudah tidak sabar untuk menikmati guyuran air panas. 


WISATA PEMANDIAN AIR PANAS ALAM SARI ATER

Pembelian tiket bisa dilakukan langsung di gerbang pintu masuk atau loket sebelum pintu masuk. 

NOTE : Anak umur 3 tahun keatas sudah dihitung satu tiket normal.

Jika kalian ingin berendam tanpa berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya, bisa dicoba nih kolam rendam dibawah ini. Untuk Kolam Wangsadipa sepertinya kolam khusus perempuan. 



Awalnya kami menempati kolam rendam kaki dekat pintu masuk, makan siang dulu sambil icip-icip air. Hehe. 


Karena saya dari awal emang enggak niat berendam, jadi cuma rendam kaki doang. Suami bertugas mengajak Kael berendam hingga bilasan. Kael awalnya menolak masuk air karena panas kali ya di kolam rendam kaki ini, dibawalah ke kolam rendam badan yang enggak terlalu panas dibawah. Hanya saya ramai sekali dan airnya enggak hangat malah.  

Ternyata Papa menemukan Kolam Rendam yang airnya panas, dekat Kolam Rendam Wangsadipa. Sepiii pulaaa.


Airnya lebih panas, ditengah kolam itu ada kolam air mancur dengan tingkat kepanasan lebih tinggi. Kael senang lho main disana.

Sayangnya setelah bilasan, kami menerima kabar duka.  
Suami dari sepupu kami meninggal karena jantung, padahal baru saja selesai operasi jantung yang kedua. Meninggalkan seorang istri dengan 4 anak yang masih kecil. 
Selamat jalan, Koh Ipen. 

Kami memutuskan tetap pada rencana, menginap di Bandung satu malam habis itu langsung pulang. 

Niatnya mau lanjut jalan-jalan di Lembang tapi hujan, akhirnya merapat ke Tahu Susu Lembang sekalian makan sore. Waah udara makin dingin. Kael tertidur selama kami disini.


Tiba di hotel Zodiak Asia Afrika, langsung bisa check-in dan masuk kamar.  


HOTEL ZODIAK ASIA AFRIKA  

Tidak ada yang istimewa selain letaknya yang strategis di pinggir jalan Asia Afrika. 


 
 


Parkiran hanya bisa menampung tidak lebih dari 10 mobil. Lobby yang kecil dan lorong kamar yang bau rokok. Entah memang mereka memakai pewangi ruangan tembakau atau emang bau rokok.

Kami mendapatkan kamar di lantai lima. Ruangan oke -tidak terlalu kecil- namun kamar mandi berasa lagi di pesawat. Bau rokok pula kamar mandinya. Padahal saya request non smoking room

Menu sarapanpun tidak terlalu banyak. Pagi itu kami dijamu dengan nasi putih, mie goreng, tumis buncis, telor (kurang) balado, bakwan jagung, roti, bubur kacang hijau, buah semangka dan teh kopi pada umumnya. Rasa lumayan daripada lumanyun. Hehehe.

Dengan harga kamar 303ribu rasanya worth it lah ya. Hehehe apalagi lumayan dekat sama Sudirman Street - pusat kuliner pecinan, hanya butuh jalan kaki 500meter sebelah kiri hotel. Trotoar di daerah sini enak, luas dan tidak ada pedagang asongan yang menggangu. Kaelpun suka sekali berjalan mengikuti Guiding Block, Garis kuning petunjung jalan bagi tuna netra.


SUDIRMAN STREET

Surganya pecinta makanan non halal alias pork. Kami dari pintu Jalan Sudirman, menelusuri jalanan hingga keluar jalan Cibadak. Rombongan terpisah, ada yang memilih cari makan didalam saja. Saya,suami, dan mertua mencoba berkeliling jalan Cibadak. Saking banyaknya sampai pusing, mana jalanannya lumayan padat. Alhasil saya memilih kembali dan bergabung dengan rombongan lainnya.

Disini kita bisa menemui banyak makanan dari bahan baku pork, aneka es jus, wedang ronde, western, thai food,snack. Pokoknya siapin perut dan duit aja. Hehehe. Kami disini enggak lama, soalnya para orangtua sudah kecapean. 

Minggu pagi waktunya ibadah!

Nah Rombongan mobil Papa Mama memilih pulang duluan, jadi saya, suami dan mertua baru balik setelah pulang gereja. Sekitar jam 12an kami baru check out dan mengarah ke Primarasa.

Dari Primarasa menuju Rumah Makan Nasi Bancakan, setelah mengantri dan memilih makanan kami baru dipersilakan duduk. Kami tiba disana sekitar jam 2, jadi sudah melewati jam makan siang.

Waktunya pulaaaaang. Mampir ke rest area setelah tol pasteur, suami butuh tidur soalnya. Jam setengah empat mulai jalan lagi dan tiba di Tangerang jam 8an. 

Lalu berlanjut ke rumah duka, menatap wajah Koh Ipen yang sudah terbujur kaku. Air mata spontan netes, belum percaya orang ini sudah meninggal. Dia Cihu yang baik, suka becanda dan sering liburan bareng sama kami. Aaah, kematian memang selalu meninggalkan duka.  

Selamat jalan Koh Ipen
Akhirnya kamu sudah terbebas dari semua rasa sakit ini.



Thanks,

-anita-



MENCAIRKAN BPJS KETENAGAKERJAAN 2019

Zaman sekarang tuh segalanya dipermudahkan banget deh rasanya., contohnya saja urusan hal mencairkan dana Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS ...