Friday, August 2, 2019

ADAPTASI

Setelah empat tahun empat bulan bekerja di perusahaan terakhir, akhirnya saya menyerah juga untuk double job sebagai pekerja plus merawat anak setelahnya. Awalnya ditawari sebagai freelancer dengan bekerja 3 hari dalam seminggu, namun setelah mencoba beberapa bulan ternyata lebih berat jadinya. Jadi daripada merepotkan banyak pihak, lebih baik saya lepaskan saja.

Padahal niatnya mau jadi ibu rumah tangga aja, namun ternyata ada rencana lain. Papa mertua butuh bantuan untuk meneruskan Toko listrik keluarga. Awalnya suami yang diminta untuk berhenti bekerja, namun saya mikirnya kok sayang banget. Gaji tetap dan tunjangan yang didapat lebih baik ketimbang pendapatan dari Toko kan? belum lagi jam kerjanya yang enggak 9 to 5, Sabtu Minggu harus buka pula. 

Alhasil kini saya beralih jadi pramuniaga Toko. 

Sudah hampir dua minggu berjalan, dipotong beberapa hari saya harus banyak istirahat karena kena infeksi dengue. 

Namun entah kedepannya apakah saya sanggup menjalani peran ini?
Jaga toko sambil merawat Kael?bagaimana saat Kael sekolah?
Apakah harus bayar orang untuk jaga Kael? kenapa gak bayar orang aja untuk jaga toko?

Aaaahhh... kadang pikiran ini suka banget bikin pusing.
Banyak hal-hal yang sering di pertanyakan.

Apakah karena masih masa adaptasi? saya tidak hidup dalam keluarga wirausaha, Papa saya pekerja meski bukan kantoran lalu Mama hanyalah ibu rumah tangga yang berusaha mengakomodasi semua kebutuhan keluarganya. Jadi saya gak tau rasanya hidup sambil jaga toko.

Ah semua kegundahan masih jadi kendala bagi saya.
Kalau aja enggak mikir me time butuh duit!


Semangat para emak diluar sana.

 ANITA

No comments:

Post a Comment

CERITA TENTANG PLAYGROUND BERBAYAR

Kalau boleh jujur, waktu masih kecil rasanya saya beserta adik kakak tidak pernah merasakan bermain di playground berbayar layaknya Kael se...